Penembakan di Masjid Norwegia Jelang Idul Adha Dianggap Aksi Teror



Pada hari Sabtu yang lalu (10/8) terjadi penembakan yang terjadi di negara Norwegia. Saat ini Kepolisian Norwegia sedang menyelidiki kasus ini, kasus ini dianggap sebagai tindakan teror.

Bermulanya kasus ini saat pria berkulit putih melancarkan serangan di Pusat Islam al-Noor di pinggir Kota Oslo.

Diberitakan dalam kasus penembakan tersebut terdapat 3 orang di lokasi kejadian tersebut. Dikatakan oleh Direktur Masjid Irfan Mushtaq, bahwa tersangka memasuki gedung itu dengan mengenakan helm dan pelindung tubuh. Tersangka juga mempersenjatai dirinya dengan dua senjata seperti senapan dan pistol.

Sebelum dikuasi oleh anggota jemaah bernama Mohammad Rafiq, tersangka sudah melancarkan tembakan. Dalam upaya Mohmmad Rafiq menaklukan tersangka, dirinya mengalami luka ringan. Rafiq mengatakan dia meraih penyerang itu, menahannya dan merebut senjata darinya.

"Saya tiba-tiba mendengar suara tembakan dari luar. Dia mulai menembak ke arah dua orang lainnya," kata Rafiq yang merupakan seorang pensiunan perwira Angkatan Udara Pakistan, dilansir dari laman BBC, Senin (12/8).

Tersangka itu sendiri belum teridentifikasi. Tetapi, dikatakan oleh polisi tersangka adalah pria kulit putih berusia kurang lebih 20 tahunan. Diketahui tersangka tidak memiliki jejak kriminal, ujar kepala penjabat operasi polisi, Rune Skjold.

Skjold mengatakan pria itu tampaknya memiliki pandangan 'sayap kanan' dan 'anti-imigran' dan telah menyatakan simpati kepada Vidkun Quisling, pemimpin pemerintah kolaborator Norwegia selama pendudukan Nazi.

Perdana Menteri Erna Solberg mengatakan bahwa Norwegia harus memerangi sikap kebencian dan anti-Muslim. Dalam komentar terpisah, ia mengatakan keamanan telah ditingkatkan untuk perayaan Iduladha hari Minggu (11/8) dan bahwa menangani ujaran kebencian adalah prioritas.

"Kami mencoba untuk melawan (ujaran kebencian), tetapi ini adalah tantangan. Saya pikir ini adalah tantangan di seluruh dunia," katanya.


Saat ini pelaku telah ditangkap dan didakwa atas percobaan pembunuhan.



Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Polemik Asia Sentinel Ditanggapi Bamsoet

Kini, Masih Menjadi Kontroversi untuk Batas Usia Perkawinan Anak

Bekraf Merupakan Bentuk Perhatian Menkeu Untuk Budaya dan Seni