Pemadam Kewalahan Atasi Kebakaran Lahan yang Kepung Sydney


Delapan titik api dikhawatirkan otoritas Australia setelah 150 titik api masih berkobar di pantai timur Australia. Delapan titik api itu sudah mengepung Sydney yang kini dihuni 5 juta nyawa.

Banyaknya 150 titik api yang sedang berkoar di negara bagaian New South Wales (NSW) pada Jumat (6/12) petugas pemadam kebakaran sampai kebingungan untuk mengatasi api yang sedang berkoar.

“Kebakaran memiliki potensi atau diperkirakan menyebar terus ke timur, yang malangnya mendekati wilayah dengan populasi padat, desa, komunitas, wilayah pedesaan terisolasi dan lahan pertanian serta bisnis di wilayah itu,” ungkap Kepala Badan Pemadam Kebakaran Desa NSW Shane Fitzsimmons.

Asap kebakaran pun menyelimuti Sydney, kota terbesar di Australia. Kebakaran lahan telah menewaskan empat orang dan menghancurkan lebih dari 680 rumah sejak November. Kebakaran masih terjadi di NSW, Victoria, Australia Selatan dan Queensland.

“Beberapa titik api di barat daya Sydney bergabung menjadi satu kebakaran besar, menyebar cepat dengan embusan angin yang panas dan kering,” papar Fitzsimmons.

Kebakaran lahan sering terjadi di Australia tapi musim api tahun ini terjadi lebih cepat dibandingkan biasanya saat suhu mencapai di atas 40 derajat Celsius. Kebakaran ini terjadi sebelum dimulainya musim panas di bagian selatan Australia dan angin kencang bertiup di lahan yang kering.


Kebakaran terburuk di Australia pernah menghancurkan ribuan rumah di Victoria pada Februari 2009 yang menewaskan 173 orang dan melukai 414 orang.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Polemik Asia Sentinel Ditanggapi Bamsoet

Kini, Masih Menjadi Kontroversi untuk Batas Usia Perkawinan Anak

Bekraf Merupakan Bentuk Perhatian Menkeu Untuk Budaya dan Seni